|
|
Forum Komunikasi INDUSTRI Penunjang Tenaga Listrik I. LATAR BELAKANG Dalam rangka meningkatkan penggunaan produk dalam negeri, perlu dilakukan upaya terpadu oleh industri-industri penunjang tenaga listrik serta pihak-pihak terkait dalam menelaah dan merumuskan kebijakan produk dalam negeri, untuk mendorong agar produk dalam negeri menjadi produk pilihan karena kualitas serta harga yang kompetitif. Untuk mewujudkannya digagas perlunya suatu forum komunikasi antar industri penunjang tenaga listrik.
Sebagai tindak lanjut gagasan itu, Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) beserta pelaku industri penunjang tenaga listrik dan asosiasi-asosiasi terkait membentuk forum komunikasi antar produsen bidang industri penunjang tenaga listrik. Forum komunikasi ini dilandasi dengan prinsip kebersamaan, forum yang solid, konsisten dan berkesinambungan dalam menjalankan program jangka pendek dan jangka panjang berdasarkan strategi yang telah disepakati.
Untuk menyikapi isu-isu terkini, tantangan dan peluang, forum komunikasi yang merupakan ajang tanpa hierarchy struktural dengan membentuk Focus group yang bersifat mandiri untuk membahas isu, tantangan & peluang yang dipilihnya dan merumuskan konsep tindak lanjutnya. I.2. Sasaran Tercapainya produk industri penunjang tenaga listrik dalam negeri sebagai produk utama di pasar nasional, dan memiliki daya saing yang tangguh di pasar regional dan internasional. I.3. Tujuan Menggalang sinergi dengan membangun jejaring informasi dan kerja sama dalam meningkatkan kualitas produk sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) dan atau standar internasional sehingga memenuhi permintaan pasar dalam dan luar negeri. I.4. Strategi 1. Memfasilitasi penyiapan SNI untuk digunakan sebagai acuan bersama, serta mendorong upaya-upaya dalam pemberlakuan dan penegakan hukumnya 2. Mendorong pemerintah menetapkan regulasi-regulasi guna menunjang pengembangan industri dalam negeri 3. Menggalang sinergi antar industri dalam pengembangan produk dalam negeri 4. Membentuk jejaring informasi untuk mensosialisasikan ketersediaan produk dalam negeri.
I.5. Forum Komunikasi Industri Penunjang Tenaga Listrik Sebagai langkah awal telah dilakukan beberapa pertemuan dan telah dihasilkan Draft Charter (Nota Kesepakatan) Forum Kominikasi Industri Penunjang Tenaga Listrik.. Berdasarkan kesepakatan bersama pada pertemuan-pertemuan sebelumnya, akan diselenggarakan forum komunikasi pertama dan seminar FK IPTL untuk meresmikan peresmian FK IPTL, menyusun program kerja tahunan FK IPTL, menjaring isu, tantangan dan peluang terkini yang berkembang diseputar industri penunjang tenaga listrik, dan pembentukan focus group.
I.6. Peresmian & Penandatanganan Piagam FKIPTL : Terbentuknya Forum Komunikasi ditandai dengan penandatangan Piagam FKIPTL oleh ketua-ketua asosiasi/gabungan : Boey Suryadi Ketua Asosiasi Produsen Peralatan Listrik Indonesia (APPI ), Adhi Sukmono Ketua Gabungan Elektonika Indonesia (GABEL), Santoso Ketua Asosiasi Produsen Kabel Indoensia (APKABEL), John Manoppo Ketua Asosiasi Perlampuan Indonesia (APERLINDO), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia dengan didampingi oleh Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi
I.7 Isu-isu & Grup Fokus
Dari curah pendapat yang dilakukan untuk menjaring isu-isu yang dikelompokan dalam kelompok regulasi, teknologi, bisnis, SDM dan informasi. Dihasilkan 5 isu penting dan disepakati 5 grup fokus untuk membahas 5 isu : - Standardisasi (penetapan, pemberlakuan, penegakan hukum) Ketua : Supardji Soekowati Anggota : Martha Bachtiar, Nurmanto P, Wahjudi, John Manoppo, Ibnu Kosim , Isdarmadi - Regulasi (produk palsu, penyeludupan, sangsi thd barang di bawah standar) Ketua : Riyanto Mashan Anggota : Prawira , Elfried H, Renvile S, Laswiana, Jakim Y, Ruslani, Subiantoro, Agung Sucahyo - Perpajakan ( RUU ketenagalistrikan, pembebasan pajak bahan baku, PPN BM) Ketua : Adhi Sukmono Anggota : Purdjono, Helmi B, Eka Gunawan - Kandungan Lokal (mengutamakan penggunaan produk dalam negeri) Ketua : Karnadi Anggota : Jakim Y , Wiratmoko,A Dahlan, Adi Barnas , Benyamin, Subiantoro) - Informasi (produk, teknologi & after sale) Ketua : John Manoppo Anggota : Soraya, Arief Wibowo , Imam Rahardjo,
Anggota-anggota untuk setiap grup focus masih terbuka untuk seluruh anggota FKIPTL untuk bergabung diri, dan agar ketua grup fokus melengkapi anggota-anggota grup fokusnya
Pertemuan masing grup fokus yang pertama diselenggarakan paling lambat pada akhir bulan April 2002. Apabila diperlukan MKI dapat menfasilitasinya Hasil-hasil kajian setiap grup fokus agar direncanakan untuk dapat dilaporkan pada FKIPTL Kedua.
Koordinator FKIPTL perioda 2002-2003 Disepakati Bp Tjahja Eddy, Ketua Bidang IPTL- MKI sebagai koordinator Forum Komunikasi Industri Penunjang Tenaga Listrik sampai dengan April 2003, dan untuk seterusnya akan digantikan oleh ketua-ketua asosiasi industri penunjang tenaga listrik secara bergiliran.
|